STKIP Muhammadiyah Enrekang Resmi Ajukan Perubahan Bentuk dan Pengusulan Prodi Baru



STKIP Muhammadiyah Enrekang Resmi Ajukan Perubahan Bentuk dan Pengusulan Prodi Baru

Ummaspul.ac.id, Enrekang — Di Aula Kampus I, Jl. Jenderal Sudirman No. 17 Enrekang para anggota Badan Pembina Harian (BPH), Ketua dan Wakil Ketua STKIP Muhammadiyah Enrekang, Pimpinan Program Studi/Lembaga, Tim Percepatan Menuju Universitas dan Pimpinan Badan Eksekutif Mahasiswa menyelenggarakan rapat khusus, Selasa, 16 April 2019.

Agenda rapat adalah finalisasi pengusulan perubahan bentuk STKIP Muhammadiyah Enrekang dari sekolah tinggi menjadi universitas. Tidak hanya perubahan bentuk tetapi juga sekaligus pengusulan enam program studi baru jenjang sarjana, yaitu Agroteknologi, Perpustakaan dan Sains Informasi, Teknik Sipil, Bio Kewirausahaan, Sains Pangan dan Gizi.

Baharuddin, S.Pd.,M.Pd. selaku Koordinator Tim Percepatan Menuju Universitas yang memandu rapat menyampaikan bahwa segala persyaratan administrasi perubahan bentuk dan pengusulan program studi baru telah terpenuhi.

“Alhamdulillah, segala persyaratan administrasi untuk perubahan bentuk STKIP Muhammadiyah Enrekang menjadi universitas sudah terpenuhi. Sehingga hari ini, secara resmi sudah bisa kita ajukan permohonan perubahan bentuk dan pengusulan program studi baru ke Kemenristek Dikti melalui laman http://silemkerma.ristekdikti.go.id”, ungkapnya.

Menurut Baharuddin, untuk sampai pada tahap finalisasi ini, timnya telah bekerja kurang lebih 3 bulan sejak pertama kali di launching pada tanggal 20 Januari 2019 lalu.

“Tim kami telah bekerja selama 86 hari. Termasuk waktu yang singkat dalam mempersiapkan banyaknya dokumen yang dibutuhkan untuk suatu proses perubahan bentuk yang sekaligus dipaketkan dengan pengusulan program studi baru, tambahnya.

Baharuddin mengakui bahwa cepatnya pemenuhan persyaratan minimum perubahan bentuk dan pengusulan program studi baru tidak lepas dari kerjasama dan komitmen yang tinggi dari semua unsur, diantaranya BPH, Pimpinan STKIP Muhammadiyah Enrekang serta anggota Tim Percepatan Menuju Universitas.

Support dari BPH dan Pimpinan STKIP Muhammadiyah Enrekang serta Pimpinan Daerah Muhammadiyah Enrekang sangat luar biasa sehingga turut memudahkan kami dalam melewati proses ini. Selain itu, tidak kalah luar biasanya juga adalah komitmen dan semangat kerja yang tinggi oleh para anggota Tim Percepatan, merekalah yang berjibaku dalam mempersiapkan segala dokumen yang dibutuhkan, tutur Baharuddin.

Masih menurut Baharuddin, cepatnya perampungan dokumen perubahan bentuk dan pengusulan program studi baru tidak lepas dari adanya pendampingan khusus yang diberikan oleh salah satu Panitia Merger PTM Palopo yaitu Dr. Hadi Pajarianto, M.Pd. beliaulah yang membimbing secara teknis dalam penyusunan dokumen-dokumen yang dibutuhkan.

Sesuai dengan kebijakan terbaru, pengajuan perubahan bentuk dan pengusulan program studi baru tahun ini dilakukan secara daring atau online melalui laman http://silemkerma.ristekdikti.go.id dengan melewati 8 step atau tahapan. Step pertama adalah pengunggahan permohonan perubahan bentuk dan pengusulan program studi baru, step 2 sampai step 5 adalah rekomendasi dari Lembaga Layananan Dikti dan pengesahan badan penyelenggara. Sedangkan step 6 adalah pengunggahan instrumen dan lampiran prodi baru, dan step 7 adalah pengunggahan data calon dosen, serta step 8 adalah finish atau selesai.

Marilah kita bersama-sama memohon petunjuk dan keridhoan kepada Allah Subhanahu Wa Ta`ala agar proses mengajukan perubahan bentuk STKIP Muhammadiyah Enrekang sekaligus pengusulan program studi baru dimudahkan dan diberkahi oleh-Nya dengan bersama-sama membaca basmalah, bismillahirrahmanirrahim, ucap Ketua BPH, Drs. H. Syawal Sitonda, M.Ag. sambil meng-klik step 8 atau finish diikuti dengan tepuk tangan dari para peserta rapat.

Syawal menyampaikan terima kasih kepada semua unsur yang telah bekerja secara maksimal sehingga hajatan kolektif ini bisa diajukan secara resmi hari ini.

Demikian pula, Ketua STKIP Muhammadiyah Enrekang, Drs. Yunus Busa, M.Si. juga menyampaikan terima kasih atas kerjasama yang sangat baik dari semua elemen khususnya lingkup internal STKIP Muhammadiyah Enrekang sehingga tujuan kita bersama dapat selesai dengan baik.

Terima kasih banyak kepada semua unsur yang telah membantu dalam usaha percepatan perubahan bentuk STKIP Muhammadiyah Enrekang menjadi universitas. BPH, PDM dan Tim Percepatan termasuk juga para mahasiswa yang telah membantu untuk sampai pada tahapan ini, kata Yunus.

Menurut Yunus, tidaklah gampang untuk sampai fase ini namun atas ketelatenan dan ketekunan para anggota Tim Percepatan akhirnya target capaian bisa terpenuhi.

Tercatat dalam masa 3 bulan ini sejak Januari hingga April 2019, Tim Percepatan telah melaksanakan pertemuan untuk mempersiapkan perubahan bentuk dan pengusulan program studi baru sejumlah 14 kali, baik itu berupa rapat rutin, rapat khusus, maupun bimbingan teknis atau workshop.

Foto bersama BPH, Sekretaris PDM Enrekang, Ketua dan Wakil Ketua STKIP Muhammadiyah Enrekang serta Tim Percepatan Menuju Universitas setelah pengajuan perubahan bentuk dan pengusulan program studi baru.

Sesuai dengan jadwal, perkiraan hasil review instrumen perubahan bentuk dan pengusulan program studi baru STKIP Muhammadiyah Enrekang akan keluar sekitar pekan ketiga bulan Mei 2019, apakah direkomendasi ataukah di tolak oleh Kemenristek Dikti. (ryd)*


Komentar Pengunjung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *