IMM dan Polres Enrekang Bergandengan Tangan Berantas Buta Aksara



IMM dan Polres Enrekang Bergandengan Tangan Berantas Buta Aksara

Ummaspul.ac.id, Enrekang — Polisi Resort (Polres) Enrekang bekerja sama dengan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kabupaten Enrekang gelar Launching Pemberantasan Buta Aksara di Aula Polres Enrekang, Sabtu 9 Februari 2019.

Kegiatan ini diikuti oleh jajaran Polres Enrekang, antara lain Kabag Ops, Babinkhamtibnas dan Kapolsek Cendana, serta kader-kader dari Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Kabupaten Enrekang.

Menurut Muh. Haslan selaku Ketua Umum Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Kabupaten Enrekang, kegiatan ini adalah salah satu wujud dari program kerja IMM khususnya pada bidang pendidikan dan pemberdayaan masyarakat.

Lebih dari itu, salah satu dari tri kompetensi IMM adalah humanitas, nah keterlibatan kami dalam kegiatan pemberantasan buta aksara adalah salah satu terjemahan dari humanitas IMM, ungkapnya.

Haslan melanjutkan, bahwa tujuan berorganisasi sejatinya adalah menghimpun potensi individu untuk kemudian dimanej agar bisa dimanfaatkan untuk kemaslahatan ummat.

Keterlibatan kami dalam kegiatan pemberantasan buta aksara, kiranya ini menjadi bukti bahwa kader-kader IMM sangat peduli terhadap dunia pendidikan. Semoga keterlibatan IMM di kegiatan ini bisa memberi dampak yang fositif di masyarakat, harapnya.

Sementara itu Kapolres Enrekang, AKBP Ibrahim Aji dalam sambutanya mengatakan bahwa untuk tahapan awal, ada 3 titik yang akan difokuskan untuk pengajaran, dan nantinya yang akan mengajar yakni dari Babimkhatibnas dan adik-adik dari IMM.

Kapolres Enrekang amat mengapresiasi atas antusiasme yang ditunjukkan oleh para mahasiswa dalam kegiatan pemberantasan buta aksara ini, meskipun sesungguhnya bukanlah kegiatan perkuliahan semisal KKN namun mahasiswa mau dan sangat bersemangat menyukseskan kegiatan ini, tegasnya

Meskipun kegiatan ini mungkin tidak memberikan dampak yang besar bagi pendidikan, namun saya berharap kegiatan ini bisa menyadarkan para orangtua akan pentingnya yang namanya pendidikan sehingga nantinya tidak ada lagi anak-anak di Enrekang yang putus sekolah.

Semoga kegiatan ini  berjalan lancar dan kedepanya dari 3 titik mengajar ini akan bertambah lagi tiap bulannya, tutupnya.

Di akhir acara Kapolres Enrekang memberikan bantuan berupa alat tulis dan papan tulis yang diserahkan secara simbolis kepada perwakilan mahasiwa. Nantinya alat ini akan dipergunakan untuk mensukseskan agenda ini. (qr)*


Komentar Pengunjung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *